listing program flip flop

Posted: November 12, 2009 in Uncategorized

#include<stdio

LISTING PROGRAM

 

#include<stdio.h>

#include<conio.h>

void main()

{

int q,qq,t,pil,pil1;

char pil2;

do

{

do

{

clrscr() ;

printf(“\nMasukan nilai\n”);

printf(“Nilai Masukan S : “);scanf(“%d”,&q);

printf(“Nilai Masukan R : “);scanf(“%d”,&qq);

}

while(!(((q==1)||(q==0))&&((qq==1)||(qq==0))));

printf(“\n\nMasukan Pilihan Flip FLop\n\t1.FF-RS\n\t2.FF-RS Berdetak\n”);

fflush(stdin);

printf(“Pilihan (sesuai nomor): “);scanf(“%d”,&pil);

switch(pil)

{

case 1:

printf(“\n\nMasukan Mode Operasi :\n\t10.Larangan(FF-RS)\n\t11.SET(FF-RS)\n\t12.RESET(FF-RS)\n\t13.TETAP(FF-RS)\n”);

fflush(stdin);

printf(“Pilihan (sesuai nomor): “);scanf(“%d”,&pil1);

switch(pil1)

{

case 10:

if(q==0&&qq==0)

printf(“\n\nOutput Mode\nQ = 1\nQ’ = 1\n\n”);

else

printf(“\nINPUT BUKAN MODE INI\n”);

break;

case 11:

if(q==0&&qq==1)

printf(“\n\nOutput Mode\nQ = 1\nQ’ = 0\n\n”);

else

printf(“\nINPUT BUKAN MODE INI\n”);

break;

case 12:

if(q==1&&qq==0)

printf(“\n\nOutput Mode\nQ = 0\nQ’ = 1\n\n”);

else

printf(“\nINPUT BUKAN MODE INI\n”);

break;

case 13:

if(q==1&&qq==1)

printf(“\nKeluaran Tak Berubah\n”);

else

printf(“\nINPUT BUKAN MODE INI\n”);

break;

}

break;

case 2:

printf(“\n\nMasukan Mode Operasi :\n\t20.Larangan(FF-RS berdetak)\n\t21.SET(FF-RS berdetak)\n\t22.RESET(FF-RS berdetak)\n\t23.TETAP(FF-RS berdetak)\n”);

fflush(stdin);

printf(“Pilihan (sesuai nomor): “);scanf(“%d”,&pil1);

switch(pil1)

{

case 20:

if(q==0&&qq==0)

printf(“\nTIDAK BERUBAH\n”);

else

printf(“\nINPUT BUKAN MODE INI\n”);

break;

case 21:

if(q==0&&qq==1)

printf(“\n\nOutput Mode\nQ = 0\nQ’ = 1\n\n”);

else

printf(“\nINPUT BUKAN MODE INI\n”);

break;

case 22:

if(q==1&&qq==0)

printf(“\n\nOutput Mode\nQ = 1\nQ’ = 0\n\n”);

else

printf(“\nINPUT BUKAN MODE INI\n”);

break;

case 23:

if(q==1&&qq==1)

printf(“\n\nOutput Mode\nQ = 1\nQ’ = 1\n\n”);

else

printf(“\nINPUT BUKAN MODE INI\n”);

break;

}

break;

}

getch();

printf(“\nMau Ulang ? (bila ingin, pilih ‘y’ saja) “);

fflush(stdin);

scanf(“%c”,&pil2);

}

while(pil2==’y’);

getch();

 

 

 

 

LOGIKA PROGRAM

 

#include<stdio.h>

#include<conio.h>

void main()

Merupakan suatu pernyataan baris ysng digunakan untuk menyisipkan file didalam program

Stdio = header untuk perintah C seperti printf dan scanf

Conio = header untuk perintah clrscr(),getch(),dll

Void main yaitu syarat utama agar suatu program bisa dijalankan dan kita juga bisa menggunakan ini untuk mendefinisikan fungsi sendiri.

{

int q,qq,t,pil,pil1;

char pil2;

program dimulai dengan karakter { atau sebagai tempat intruksi-intruksi pada program c++ setelah itu kita deklarasikan q,qq,+,pil,pil1 sebagai tipe data integer dan pil2 sebagai tipe data karakter.

do

{

Do while digunakan untuk sebagai statement perulangan digunakan untuk memilih pilihan pada flip-flop karena terdapat beberapa pilihan maka untuk memilihnya digunakan case

do

{

 

 

clrscr() ;

langkah selanjutnya yaitu membersihkan layer dari program sebelumnya.

printf(“\nMasukan nilai\n”);

untuk mencetak masukan nilai sedangkan \n digunakan untukpindah kebaris selanjutnya

printf(“Nilai Masukan S : “);scanf(“%d”,&q);

mencetak nilai masukan S ,scanf yaitu digunakan untuk menginput data dilakukan dengan %d dengan memasukan nilai q sebagai S

printf(“Nilai Masukan R : “);scanf(“%d”,&qq);

}

mencetak nilai masukan R ,scanf yaitu digunakan untuk menginput data dilakukan dengan %d dengan memasukan nilai qq sebagai R

langkah dari program diatas selasai dengan diakhiri oleh karakter “ } “

while(!(((q==1)||(q==0))&&((qq==1)||(qq==0))));

selanjutnya statement while dalam listing diatas merupakan lanjutan dari fungsi perulangan do pada listing sebelumnya dimana pada program flip-flop variable q sebagai S diberi harga =1 atau 0 dan qq sebagai R diberi harga = 1 atau 0 , selain angka tersebiut program tidak akan jalan

printf(“\n\nMasukan Pilihan Flip FLop\n\t1.FF-RS\n\t2.FF-RS Berdetak\n”);

akan tercetak masukan pilihan flip flop (pindah kebaris selanjutnya)tercetak 1. FF-RS(pindah kebaris selanjutnya) 2.FF-RS Berdetak

fflush(stdin);

digunakan untuk mengimput data yaitu sesuai dengan pilihannya antara no 1-2

 

printf(“Pilihan (sesuai nomor): “);scanf(“%d”,&pil);

mencetak pilihan (sesuai nomor) lalu setelah kita memilih ,pilihan kita tersebut akan dibaca atau diproses dan menyimpannya kedalan variable pil

switch(pil)

digunakan untuk membuat case yaitu dengan cara menginput data melalui %d dalam variable pil yang telah dideklarasikan sebagai fungsi switch

{

case 1:

printf(“\n\nMasukan Mode Operasi :\n\t10.Larangan(FF-RS)\n\t11.SET(FF-RS)\n\t12.RESET(FF-RS)\n\t13.TETAP(FF-RS)\n”);

fflush(stdin);

printf(“Pilihan (sesuai nomor): “);scanf(“%d”,&pil1);

switch(pil1)

{

Case 1 berisi listing yang akan menjalankan program dengan memasukan pilihan mode operasi yaitu akan terdapat pilihan-pilihan kembali dan dengan menggunakan case.pertama apabila kita memilih case 1 akan tercetak Masukan Mode Operasi(pindah baris)

10. larangan (FF-RS)

11. SET(FF-RS)

12.RESET(FF-RS)

13. TETAP(FF-RS)

Setelah itu program akan membaca dan menjalankan program sesuai dengan pilihan yang kita masukan.

 

 

 

case 10:

if(q==0&&qq==0)

printf(“\n\nOutput Mode\nQ = 1\nQ’ = 1\n\n”);

else

printf(“\nINPUT BUKAN MODE INI\n”);

break;

apabila kita memilih case 10 maka program menjalankan jika q sebagai S=0 dan qq sebagai R=0 maka akan tercetak Output Mode

Q=1

Q’=1

Jika yang dimasukan selain angka tersebut maka akan tercetak INPUT BUKAN MODE INI

Statement break berfungsi untuk menghentikan program jika fungsi if terpenuhi pada case 10

case 11:

if(q==0&&qq==1)

printf(“\n\nOutput Mode\nQ = 1\nQ’ = 0\n\n”);

else

printf(“\nINPUT BUKAN MODE INI\n”);

break;

 

apabila kita memilih case 11 maka program menjalankan jika q sebagai S=0 dan qq sebagai R=1 maka akan tercetak Output Mode

Q=1

Q’=0

Jika yang dimasukan selain angka tersebut maka akan tercetak INPUT BUKAN MODE INI

Statement break berfungsi untuk menghentikan program jika fungsi if terpenuhi pada case 11

case 12:

if(q==1&&qq==0)

printf(“\n\nOutput Mode\nQ = 0\nQ’ = 1\n\n”);

else

printf(“\nINPUT BUKAN MODE INI\n”);

break;

apabila kita memilih case 12 maka program menjalankan jika q sebagai S=1 dan qq sebagai R=0 maka akan tercetak Output Mode

Q=0

Q’=1

Jika yang dimasukan selain angka tersebut maka akan tercetak INPUT BUKAN MODE INI

Statement break berfungsi untuk menghentikan program jika fungsi if terpenuhi pada case 12

 

case 13:

if(q==1&&qq==1)

printf(“\nKeluaran Tak Berubah\n”);

else

printf(“\nINPUT BUKAN MODE INI\n”);

break;

}

break;

apabila kita memilih case 13 maka program menjalankan jika q sebagai S=1 dan qq sebagai R=1 maka akan tercetak Keluaran Tak Berubah

Jika yang dimasukan selain angka tersebut maka akan tercetak INPUT BUKAN MODE INI

Case pada program diatas telah selesai dan diakhiri dengan karakter “}”

Statement break berfungsi untuk menghentikan program jika fungsi if terpenuhi pada case 13

 

case 2:

printf(“\n\nMasukan Mode Operasi :\n\t20.Larangan(FF-RS berdetak)\n\t21.SET(FF-RS berdetak)\n\t22.RESET(FF-RS berdetak)\n\t23.TETAP(FF-RS berdetak)\n”);

fflush(stdin);

printf(“Pilihan (sesuai nomor): “);scanf(“%d”,&pil1);

switch(pil1)

Case 2 berisi listing yang akan menjalankan program dengan memasukan pilihan mode operasi yaitu akan terdapat pilihan-pilihan kembali dan dengan menggunakan case.pertama apabila kita memilih case 2 akan tercetak Masukan Mode Operasi

20.Larangan(FF-RS berdetak)

21.SET(FF-RS berdetak)

22.RESET(FF-RS berdetak)

23.TETAP(FF-RS berdetak)

 

Setelah itu program akan membaca dan menjalankan program sesuai dengan pilihan yang kita masukan.

{

Program dimulai dengan karakter” { “

case 20:

if(q==0&&qq==0)

printf(“\nTIDAK BERUBAH\n”);

else

printf(“\nINPUT BUKAN MODE INI\n”);

break;

apabila kita memilih case 20 maka program menjalankan jika q sebagai S=0 dan qq sebagai R=0 maka akan tercetak TIDAK BERUBAH

Jika yang dimasukan selain angka tersebut maka akan tercetak INPUT BUKAN MODE INI

Statement break berfungsi untuk menghentikan program jika fungsi if terpenuhi pada case 20

case 21:

if(q==0&&qq==1)

printf(“\n\nOutput Mode\nQ = 0\nQ’ = 1\n\n”);

else

printf(“\nINPUT BUKAN MODE INI\n”);

break;

apabila kita memilih case 22 maka program menjalankan jika q sebagai S=0 dan qq sebagai R=1 maka akan tercetak Output Mode

Q=0

Q’=1

Jika yang dimasukan selain angka tersebut maka akan tercetak INPUT BUKAN MODE INI

Statement break berfungsi untuk menghentikan program jika fungsi if terpenuhi pada case 21

case 22:

if(q==1&&qq==0)

printf(“\n\nOutput Mode\nQ = 1\nQ’ = 0\n\n”);

else

printf(“\nINPUT BUKAN MODE INI\n”);

break;

apabila kita memilih case 22 maka program menjalankan jika q sebagai S=1 dan qq sebagai R=0 maka akan tercetak Output Mode

Q=1

Q’=0

Jika yang dimasukan selain angka tersebut maka akan tercetak INPUT BUKAN MODE INI

Statement break berfungsi untuk menghentikan program jika fungsi if terpenuhi pada case 22

 

case 23:

if(q==1&&qq==1)

printf(“\n\nOutput Mode\nQ = 1\nQ’ = 1\n\n”);

else

printf(“\nINPUT BUKAN MODE INI\n”);

break;

}

break;

apabila kita memilih case 23 maka program menjalankan jika q sebagai S=1 dan qq sebagai R=1 maka akan tercetak Output Mode

Q=1

Q’=1

Jika yang dimasukan selain angka tersebut maka akan tercetak INPUT BUKAN MODE INI

Statement break berfungsi untuk menghentikan program jika fungsi if terpenuhi pada case 23

Karekter ” } ” tersebut bertanda case pada program diatas telah selesai

}

Karekter tersebut bertanda bahwa semua statement pada program diatas telah selesai

getch();

printf(“\nMau Ulang ? (bila ingin, pilih ‘y’ saja) “);

fflush(stdin);

scanf(“%c”,&pil2);

}

while(pil2==’y’);

getch();

Jika program case salah satunya telah terpenuhi maka program akan menampilkan Mau Ulang ? (bila ingin, pilih ‘y’ saja.Statement fflush digunakan untuk menginput jawaban kita yang dideklarasikan pada variable pil2 berupa tipe data char atau karakter.jadi apabila kita menjawab y maka program akan membawa kita kemenu awal

 

Rangkaian FF-RS

 

 

Tabel Kebenaran FF-RS Berdetak

Mode Operasi INPUT

CLOCK S R

OUTPUT

Q Q’

TETAP

 

0 0 Tidak Berubah
RESET

 

0 1 0 1
SET

 

1 0 1 0
Larangan

 

1 1 1 1

Rangkaian Logika FF-RS Berdetak

 

 


 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s